Selasa, 18 Mei 2010

Maia Ahmad Mencari Pengganti Mulan yang Tahu Diri


Maia Ahmad, pentolan kelompok Ratu, diam-diam rupanya tengah menyiapkan pengganti Mulan Kwok, mantan personel duo Ratu, yang kini memilih bersolo karier.”Sekarang lagi audisi di studioku. Yang seleksi, sih, bukan aku. Ada perwakilan juri-juri yang menyeleksi,” ujarnya di sela rencana konser musik A Mild Live Soundrenaline 2007, di Upper Room Annex Building Jakarta, Kamis (5/7).

Menyusul rencana penjaringan bakal calon personel duo Ratu, sejumlah spekulasi pun turut hadir mewarnainya. Sejumlah penyanyi yang sudah punya nama dikabarkan tengah dilirik Maia. Ada Ghea Idol, Bunga Citra Lestari, Ika Putri, bahkan Shanty.

Malah, di ajang konser musik yang tahun ini mengambil tema ‘Sound of Change’ itu, Maia berencana menggaet mereka untuk tampil bareng saat penampilan Maia di Surabaya (5/8) dan Bali (12/8).

Ditanya apakah ini bagian dari penjajakan Maia untuk mencari pengganti Mulan, Maia membantahnya. “Enggak lah. Mereka itu tipe penyanyi solo. Kalau Shanty, enggak mungkin mau kali. Mana mau honornya dibagi dua,” ujar Maia yang kebetulan ditemani Shanty.

Baik Shanty maupun Maia tak menutupi jika keduanya berharap bisa saling mengisi saat pertunjukan nanti. “Inginnya, sih, kita saling ngisi. Kalau aku tampil, Maia ngisi di aku. Sama juga sebaliknya. Kemungkinan pas manggung di Bali, karena di lokasi itu kita pas manggung bareng,” kata Shanty.

Diakui Maia, sambil menanti personel baru Ratu, ia lebih memilih untuk menampilkan penyanyi tamunya. “Sebenarnya sendiri lebih enak. Honornya enggak dibagi dua,” katanya enteng.

Disinggung soal personil baru Ratu yang seperti apa yang diharapkannya, Maia memberi jawaban seperti ini, “Yang pasti dia baik, punya suara bagus, benar-benar menarik, dan cantik. Emm.. ya, jangan seperti dua penyanyi kemarin lah, meninggalkan setelah ngetop,” ujarnya. Oow…!

"MULAN BANYAK BOHONG"

Maia menganggap Mulan tidak berubah, selalu saja membocorkan urusan internal Ratu ke media massa. Bukan itu saja, Mulan malah banyak mengumbar cerita bohong. "Kalau terus dipojokkan, bukan tidak mungkin Maia akan bertindak," tegas Sheila A Salomo SH, kuasa hukum Maia.

KLIK - Detail Maia makin tertutup setelah mendapat gempuran dari dari Dhani (soal isu perselingkuhan) dan Mulan (soal transparansi honor). Ia memilih tidak menjawab tuduhan yang menderanya, karena ia menganggap tanggapannya itu akan membuat posisinya makin sulit. Semua persoalan sekarang ini diserahkan kepada kuasa hukumnya.

Sheila A Salomo SH, salah seorang kuasa hukum Maia mengatakan cerita Mulan tentang pertemuannya dengan Maia banyak menyimpang dari kenyataan. Pertama Maia bukanlah fasilitator atau yang berinisiatif melangsungkan pertemuan Rabu silam itu. Kedua, tidak benar Maia meminta damai. Dan ketiga, tidak benar Maia atau manajemen Ratu minta pengunduran waktu mengenai jawaban somasi. "Apalagi (menunda, Red) sampai lima hari. Tidak ada pembicaraan itu," kata Shiela yang juga membantah Maia telah melarang Mulan menggunakan nama Mulan Kwok dalam pertemuan itu. Inisiatif pertemuan itu, ujar Sheila, datang dari seseorang yang enggan ia sebut namanya. "Enggak etis," katanya beralasan.

Menurut informasi yang diterima NOVA, fasilitator itu adalah Iwan Sastrawijaya, produser dari label EMI. Selepas dari Ratu, EMI-lah yang memegang hak kontrak Mulan. Iwan cukup dekat dengan Maia maupun Mulan, sehingga pria yang diisukan pernah punya hubungan dengan (alm) Alda Risma itu sempat bolak-balik menemui Maia dan Mulan guna mencari solusi damai. Apa keinginan Mulan disampaikan Iwan ke Maia, begitu juga sebaliknya. Sampai kedua wanita yang sedang berseteru itu mau duduk bersama. Niat Iwan menyelesaikan permasalahan secara baik-baik ini diketahui kuasa hukum Maia dan disambut positif.

Namun Sheila menyayangkan, saat pertemuan Maia-Mulan terjadi, Hotman Paris mendatangi hotel tempat perundingan. Padahal menurut kesepakatan, masing-masing pengacara tidak akan terlibat. Pada akhirnya pertemuan itu pun, kata Sheila, tak menghasilkan kesepakatan yang memuaskan.

Diam Bukan Kalah
Menurut Sheila pihak ketiga itu sempat meminta Maia mengalah untuk menyelesaikan masalah ini. Permintaan itu dianggap Sheila keliru, karena seakan-akan Maia bersalah, dan tak ingin menyelesaikan masalahnya dengan Mulan secara baik-baik.
KLIK - Detail
Di samping itu, Sheila dan kawan-kawan juga sebetulnya sudah menyiapkan jawaban somasi Mulan. Tapi, atas permintaan Maia, jawaban itu ditahan dulu. Dengan pertimbangan perdamaian ala Iwan sedang diupayakan. "Tentunya kami hormati kehendak klien kami, Maia," kata Sheila (16/2) yang kecewa dengan pernyataan Mulan yang seakan-akan menuduh mereka tidak menanggapi somasinya.

Isi surat jawaban somasi itu, menurut Sheila, "Mempersilakan Mulan membaca kontrak yang dimintanya selama ini. Kalaupun, ada hal yang ingin ditanyakan Mulan, kami siap memberi penjelasan secara rinci." Sementara soal kontrak kerja yang belum diketemukan, sedang dicari. Dan proses pencarian itu butuh waktu.

Sheila pun harus harus turun tangan membantu pencarian data-data itu, karena Maia kini seperti seorang diri. "Seperti diketahui, Dhani (sebagai general manager Ratu) bersikap pasif. Sementara Vitalia Ramona (eks) manajer Ratu, sudah dipecat. Sehingga Maia menyelesaikan masalah ini sendiri," ungkap Sheila.

"Hingga saat ini, dari sejumlah pihak yang dihubungi, baru tiga yang telah mengirim (salinan kontrak, Red) by fax. Maia pun sudah memperoleh beberapa kontrak yang dapat dibaca Mulan," imbuh Sheila.

Jika Mulan tidak sabar menunggu usaha Maia mengumpulkan semua data-data itu, dan akhirnya melapor ke polisi, Sheila siap menghadapi. "Kalau terus dipojokkan, bukan tidak mungkin Maia akan bertindak," tegas Sheila.

Selama Maia ini, cerita Sheila, kerap mengurut dada terhadap persoalan yang menderanya. Begitu juga terhadap omongan miring dari Dhani. "Selama ini Maia masih memandang dan menjaga perasaan Dhani sebagai suami juga ayah dari ketiga anaknya. Kalau diladenin, akan makin jadi. Ditutup rapat pun, anak-anaknya bisa mendengar. Maia memilih diam, bukan berarti kalah ataupun salah. Tapi, karena Maia tidak hidup sendiri di dunia ini, Maia punya keluarga dan anak-anak," papar Sheila.

Untuk saat ini, masih cerita Sheila, Maia ingin menyelesaikan persoalannya satu persatu.Yang pertama soal Ratu. Sebagai pemilik Ratu, dengan kesendiriannya, Maia ingin melanjutkan keberadaan Ratu. Karena banyak pihak yang bergantung hidup pada Ratu.

"Beban yang dipikul Maia sangat berat. Sehingga Maia tidak bisa bersikap atau bicara semena-mena," kata Sheila lagi. Kala Maia butuh dukungan, Sheila paling hanya bisa memompa semangatnya. "Kami katakan, 'Tidak akan menjadi jelek ketika orang menganggap kita jelek. Yang penting sikap. Toh, akhirnya waktu juga yang akan menjawabnya, dan publik juga yang akan menilai'."

Sejauh ini Maia dan pengacaranya bahu-membahu untuk tetap tegar menghadapi persoalan ini. "Sikap kami sama. Kami pun sangat menjunjung kode etik pengacara, sehingga memilih bersikap santun jauh lebih baik," kata Sheila menutup perbincangan.

Iwan Sastrawijaya
Mulan Bayar Fee


Iwan merasa terpanggil untuk mendamaikan Maia-Mulan, karena ia menilai makin lama persoalan dua wanita itu makin genting. Kebetulan Iwan cukup mengenal mereka, dan salah satu darinya meminta Iwan menjadi mediatornya.

KLIK - Detail "Keterlibatan saya bisa dibilang terpaksa. Karena sebenarnya itu kan urusan mereka. Tetapi, saya melihat persoalan mereka sudah di ujung tanduk dan sangat berbahaya. Bayangkan kalau mereka sudah bersentuhan langsung dengan persoalan hukum, berururan dengan polisi, jaksa dan hakim, wah… di sana mereka akan begitu banyak mengeluarkan pikiran, tenaga dan juga tak sedikit uang. Saya sudah mengalaminya," kata Iwan saat dihubungi lewat telepon genggamnya (18/2). Sehingga jalan damai dinilai Iwan sebagai solusi terbaik.

Maka pada tanggal 14 Februari malam lalu, di sebuah ruangan tertutup di Hotel Mulia, Jaksel, Maia, Mulan dan Iwan bertemu. Mereka berbincang lebih dari dua jam untuk mencari titik temu persoalan, dan tak saling menyakiti lagi. Iwan mengakui, pada saat itu Hotman Paris berusaha terlibat dalam perundingan. Tapi Iwan menolaknya dengan halus.

Menurut Iwan, pertemuan itu cukup berhasil. "Hasilnya happy ending lah," katanya. Maia-Mulan pun sempat membuat kesepakatan hitam di atas putih. Di antaranya, Mulan ditetapkan keluar dari Ratu. Tapi Mulan masih boleh menyanyikan lagu-lagu Ratu dalam pentasnya asalkan memberikan semacam fee ke manajemen Ratu. "Besar nominalnya ada dalam kesepakatan mereka bersama," kata Iwan yang enggan mengungkapkan hasil pertemuan rahasia itu lebih lanjut.

Extravaganza ke Dunia maia?
Setelah Mulan menyatakan mundur, kegiatan Ratu hanya untuk menghabiskan sisa kontrak dengan produk iklan hingga Juni 2007 nanti. Praktis kegiatan Maia banyak tersita untuk syuting acara televisi Extravaganza. Tapi baru-baru ini tersebar kabar Maia "dipecat" dari acara yang tayang di Trans TV itu. Wah, hilang dong mata pencaharaian Maia?

Tapi Ikhsan, produser acara Extravaganza, membantah Maia isu itu. "Kalau semua berjalan lancar, ia akan tetap main di Extravaganza. Mungkin sampai tahun depan," jawab Ikhsan saat dihubungi (17/2).

KLIK - Detail Cerita Ikhsan, Maia bergabung dengan Extravaganza sejak Juli 2006 lalu. Berawal dari keterlibatan Maia-Mulan sebagai bintang tamu. Kala itu tim produksi menilai penampilan Maia lumayan. "Seminggu kemudian Maia telepon, menanyakan bagaimana caranya bisa ikut main di Extravaganza. Kebetulan memang ada tuntutan munculnya pemain baru. Kami lalu mengundangnya untuk main beberapa kali," jelas Ikhsan.

Ikhsan pun menanyakan pendapat para pemain lain tentang rencana bergabungnya Maia. "Mereka enggak masalah, meski awalnya sempat berpikir, Maia orangnya asyik atau enggak ya? Begitu juga Maia, dia sempat punya kekhawatiran yang sama. Tapi ternyata setelah bergabung, ia bisa bergaul dengan asyik dengan para pemain dan kru. Maia juga ikut tertawa-tawa dan ketularan 'gila'. Orangnya asyik kok," ujarnya.

Walaupun "anak bawang", penampilan Maia semakin baik. "Dia juga tak segan bertanya atau ngobrol soal perannya ke tim produksi dan para pemain lain saat sesi reading," kata Ikhsan sambil menambahkan, Maia profesional dalam bekerja. Selain jarang mengeluh, Maia juga tepat waktu tiba di lokasi syuting.

Karena merasa tak ada masalah itulah, Ikhsan heran atas isu yang berkembang belakangan ini, yang mengatakan Maia akan hengkang dari Extravaganza karena bertengkar dengan pemain lain, Mieke Amalia, berebut Tora Sudiro. Ikhsan bingung dari mana asal kabar itu, lantaran pertengkaran tak ada.

Ikhsan dan tim Extravaganza tahu, saat ini Maia tengah dirundung masalah berat. Sejauh ini, masalah yang dihadapi Maia tidak berpengaruh terhadap pekerjaannya di Extravaganza. "Kalau dia bercerita, ya kami dengarkan. Tapi kalau tidak, kami tidak bertanya-tanya. Dengan syuting, kami bisa menghibur dia."

Isu yang menyertai hengkangnya Maia dari Extravaganza juga menyebutkan, sebuah acara bertitel Dunia Maia sedang disiapkan Trans 7 buat Maia. Tapi lagi-lagi gosip itu dibantah. Menurut Anita Wulandari, Humas Trans 7, sampai Maret nanti, tidak ada acara yang akan ditayangkan Trans 7 dengan pemeran Maia. "Enggak tahu kalau setelah itu, karena jadwalnya belum ada," ujar Anita.


Babak Baru Maia VS Mulan "KALAU MENGHINDAR BIASANYA SALAH"

Tarik-ulur terus terjadi dalam perseteruan Maia versus Mulan. Minggu ini jadi penentuan apakah Mulan akan melaporkan Maia ke polisi. Yang pasti, Mulan tidak akan melaporkan Dhani. .

Dengan menggelar jumpa pers di kantor pengacaranya, Hotman Paris Hutapea, SH, Mulan Kwok menjelaskan penundaan laporan polisi untuk Maia Estianty (15/2). Pasalnya, kata Mulan, sehari sebelumnya ia telah bertemu secara khusus untuk menyelesaikan masalah yang terjadi di antara mereka.

KLIK - Detail Tapi, pertemuan yang kata Mulan digagas oleh Maia itu, tak membuahkan hasil yang memuaskan buat Mulan. "Sampai hari ini belum ada kesepakatan apa-apa. Tapi saya masih bersedia memberikan waktu sampai 5 hari, untuk menuju kesepakatan," kata Mulan. Kesempatan 5 hari untuk manajemen Ratu dan Maia, menurut Mulan, merupakan itikad baiknya, walaupun jalan yang ditempuh untuk mendapatkan kejelasan honornya sudah cukup panjang.

Maia Takut & Menghindar
Cerita Hotman, dalam perbincangan yang berlangsung nyaris satu jam (menurut pihak Maia dua jam lebih) di ruang tertutup dan tanpa didampingi pengacara itu, Maia memang hanya meminta Mulan menunda laporannya ke polisi. "Pada dasarnya kami tidak keberatan. Hanya saja, saat Mulan menanyakan kopi kontrak Ratu selama ini, jawaban Maia masih sama saja seperti dulu-dulu. Misplaced," kata Hotman yang sebenarnya sangat ingin mendampingi sang klien dalam pertemuan dengan Maia itu.

"Kakaknya Mulan (Ismayasari) juga menyatakan keberatan. Sebab Mulan ini sangat lemah, sementara Maia kan kekar dan tegas. Jadi Mulan sebenarnya kesulitan harus sendirian berhadapan dengan Maia. Ini terlihat dari sepanjang pertemuan. Mulan bolak-balik menemui saya sambil bilang, 'Aduh, gimana ini, Bang?'. Jadi Mulan ini memang sangat lemah," ungkap Hotman yang akhirnya mengalah hanya duduk di bar hotel, karena Maia juga tak membawa serta kuasa hukumnya. "Jadi kami ini sekarang hanya memenuhi kemauan Maia saja," imbuh Hotman, gusar.

Atas jawaban Maia tentang keberadaan kontrak-kontrak Ratu, Hotman mengaku tidak habis mengerti. "Kok bisa misplaced? Kontrak itu kan, jumlahnya bukan cuma satu, tapi ratusan. Kalaupun hilang satu folder, pasti masih ada banyak folder lainnya. Di mana semua itu?" Kedua, lanjut Hotman lagi, "Kalaupun benar semua folder itu hilang, bagaimana dengan rekening bank? Kan, mudah sekali mendapatkannya. Tinggal minta saja rekening koran ke bank bersangkutan. Dua hari juga keluar."

Hotman pun mengaku pernah meminta surat kuasa dari Maia, agar dirinya bisa mengecek nilai kontrak pada pihak ketiga, pihak yang selama ini pernah mengontrak Ratu, tapi tak diperoleh. "Jadi kesimpulannya sudah sangat jelas, ibu kita yang cantik, Maia, menghindar dari transparansi. Berarti Maia dan manajemen lama memang takut. Biasanya sih, kalau orang takut atau menghindar, pasti karena salah," kata Hotman yakin.

Selanjutnya Hotman menghimbau Maia agar mau berpikir panjang. "Apalalah artinya uang dibandingkan dengan nama baik. Apalagi Ratu kan, sudah begitu terkenal di seluruh Indonesia. Seharusnya Maia berusaha keras tetap menjaga Ratu dengan baik."


Awas Dinas Pajak
Uniknya, meski merasa sangat dirugikan oleh tindakan Maia dan manajemen lama Ratu, Mulan masih saja mau disuruh menunggu. "Bagaimana, ya, yang paling aku inginkan memang bagaimana mencari solusi yang sifatnya damai. Aku mau melalui proses yang lumayan panjang ini semata-mata agar berujung pada perdamaian. Jadi aku berusaha untuk sabar. Seperti Mbak Maia bilang, selesaikan ini dengan baik-baik," kata Mulan.

Meski demikian, Mulan sepakat dengan Hotman, untuk tak lagi mau lemah hati dalam memperjuangkan haknya. "Sesudah 5 hari, kalau memang tidak ada kata sepakat, mau tidak mau saya akan melapor ke polisi. Mudah-mudahan sih, jangan sampai, ya," ujar Mulan yang hanya tersenyum saat ditanya soal larangan penggunaan nama Mulan Kwok, setelah dirinya lepas dari Ratu.

Jawaban itu justru datang dari sang kuasa hukum Maia. "Jujur saja, ada permintaan dari pihak sana, kalau nanti Mulan sudah resmi keluar dari Ratu, dia enggak boleh lagi pakai nama Mulan Kwok. Ya, enggak bisa begitu, dong. Bagaimana bisa nama yang sudah melekat, terus mau diminta lagi? Walaupun katanya Maia yang kasih dia nama Mulan Kwok, tapi tidak lantas boleh diminta lagi, dong. Ibu saya kasih saya nama Hotman Paris, apa kalau nanti dia marah sama saya, nama saya boleh diminta lagi? Enggak, kan?" ujar Hotman sambil tertawa.
KLIK - Detail
Satu hal yang amat menarik, Hotman juga memberi peringatan kepada Maia, seputar keberadaan dinas pajak. "Saya tidak menuduh apa-apa, saya tidak menuduh telah terjadi pidana pajak. Toh, saya tidak tahu apakah selama ini pajak Ratu sudah dibayarkan dengan benar atau tidak," ujar Hotman serius. Yang jelas, lanjutnya lagi, "Jika masalah ini terus bergulir tanpa kejelasan dan terus diekspos oleh media, maka besar kemungkinan dinas pajak akan bergerak. Sebab, menurut Undang-Undang, Kantor Pajak berwenang mengusut dan memeriksa income setiap orang."

Jika ditemukan suatu penyimpangan, lanjut Hotman lagi, "Hati-hati, lho, sanksinya sangat berat. Untuk perdatanya, yaitu nilai pokok dari pajak yang belum dibayarkan, ditambah 40% pertahunnya pajak digelapkan. Selain itu juga ada sanksi pidananya dengan ancaman penjara hingga puluhan tahun."

Dhani Tak Dilaporkan
Persis yang diutarakan ke NOVA sebelumnya, Dhani merasa tidak tahu dengan selisih honor Mulan. Malah jauh-jauh hari (12/1) Dhani melalui kuasa hukumnya, Umar Husin, SH, sudah menjawab somasi Mulan. Kata Umar, somasi Mulan salah alamat, karena Dhani bukan anggota kelompok yang menggelapkan honor Mulan.

"Dhani bukan pihak yang tepat untuk ditanyai berkurang atau hilangnya kontrak Mulan. Dhani baru terlibat di Ratu setelah Vita (mantan menejer Ratu) keluar dari Ratu," tegas Husin di hadapan para wartawan.

Kepada NOVA Dhani mengatakan hanya menandatangani kontrak kerja Ratu, sementara urusan honor Mulan menjadi kuasa Maia dan Vita, sewaktu masih menjabat manajer Ratu.

Menghadapi somasi Mulan, Dhani dan Maia memang jalan sendiri-sendiri. Semenjak mengetahui Maia akan menyelesaikan persoalannya dengan Mulan lewat jalur hukum, Dhani telah memutuskan untuk tidak berada di belakang istrinya. Ini menurut Dhani sebagai bentuk protesnya, karena Maia tak patuh dan hormat kepadanya. "Jika melibatkan aku, lakukan dengan cara aku atau tidak sama sekali," begitu kata Dhani ke Maia. Dhani pun sudah mengirim SMS ke Maia yang mengatakan, jangan mengharapkan kesaksian palsu dari Dhani.

Pihak Dhani malah mendukung tindakan Mulan "melawan" langkah hukum Maia. Agar publik mengetahui siapa yang mengambil hak Mulan. Kata Husin, Dhani sama sekali tidak menghalang-halangi proses audit yang Mulan inginkan. "Minta dong berkas-berkas yang dibutuhkan sama pihak yang memegangnya. Jika mereka menolak kan Mulan bisa lapor polisi," kata Husin.

Kendati demikian, Dhani, masih kata Husin, akan balik menggugat Mulan, jika artis orbitannya itu jadi melaporkan Dhani ke polisi. Menanggapi hal itu, Hotman telah menjamin tak akan melaporkan Dhani, karena menyatakan kesanggupannya berkerja sama selama proses audit. "Dengan demikian, jika usaha perdamaian ini menemui jalan buntu, maka yang akan kami laporkan ke polisi adalah Maia dan Vita. Sementara Dhani hanya sebagai saksi," kata Hotman.

Pembagian Honor Vita

uasa hukum Maia dan juga manajemen Ratu membantah tidak kooperatif terhadap permintaan transparansi yang diajukan Mulan. Menurut Sheila A Salomo SH, manajemen Ratu telah berjanji akan memperlihatkan data-data itu ke Mulan. Tapi dengan syarat Mulan tidak membeberkannya ke publik. Karena data itu juga menyangkut honor pekerja yang lain. "Untuk itu, Mbak Maia meminta persetujuannya secara tertulis. Mulan pun setuju. Tapi surat itu tak pernah dibuat," kata wanita dari kantor pengacara Hotma Sitompoel ini.

Selain itu, manajemen Ratu juga memberitahukan ke Mulan tentang permintaannya yang tidak bisa dipenuhi. Karena terkait dengan dokumen yang hilang. Maia sendiri, kata Sheila, juga bingung mengapa kehilangan itu bisa terjadi. "Tapi sebagai artis dia kan lebih berkonsentrasi pada pekerjaannya, bukan pada administrasi," sebut Sheila.

Manajemen Ratu pun sebetulnya sudah berusaha menyelesaikan permintaan secara baik-baik. Namun sayangnya Mulan terkesan terburu-buru dan gampang sekali membeberkan persoalannya ke media massa.
Kata Sheila, selisih honor yang diperoleh Mulan, merupakan pembagian dari honor yang seharusnya diterima Vita yang sudah mundur sebagai manajer Ratu. "Jadi fee yang sebelumnya untuk Vita, dibagikan pada personel grup Ratu. Sehingga honor Mulan jadi lebih besar," ungkap Sheila.

Tentang solusi yang dilayangkan, pihaknya, kata Sheila, sedang mempelajari. "Somasi itu biasa dalam dunia hukum, bukan berarti menabuh genderang perang. Kami sedang mempelajari semua data, apa saja permintaan mereka," ucap Sheila. Hanya saja ia menyayangkan cara Hotman yang secara demonstratif menantang Hotma.

Hotman & Hotma Pun Bertarung Lagi
Lagi-lagi, Hotman Paris berhadapan dengan Hotma Sitompoel. Kedua pengacara kondang ini pernah saling menyerang secara pribadi dalam kasus pembunuhan Naek Gonggom yang melibatkan artis Lidya Pratiwi. Dalam kasus Maia versus Mulan ini belum apa-apa Hotman sudah menantang Hotma. "Pokoknya Mulan akan saya bela. Saya yang berhadapan dengan Hotma Sitompul kapan dan di mana pun," tandas Hotman di depan para wartawan infotainmen.

Bahkan bila perlu, kata pengacara berambut gondrong ini, ia rela berdebat dengan Hotma di depan waratawan. "Mungkin beliau sangat sibuk. Karena dia harus mengurus macam-macam," tuturnya lantang. Menurut Hotman, masalah ini sebenarnya cukup mudah diselesaikan. "Posisi hukum klien kami sangat kuat," ujar Hotman.

"Mudah-mudahan Hotma Sitompul cepat keluar dan berhadapan dengan saya. Itu yang saya inginkan," imbuhnya. Hotman membantah sengaja menjadi pengacara Mulan agar bisa berhadapan dengan Hotma. Justru paman Mulan yang merupakan temannya, yang mencari-cari Hotman untuk dimintai jasanya.

Ditanya soal tantangan Hotman, Hotma menjawab dengan lebih kalem. "Saya malas menanggapi pernyataan seperti itu. Lebih baik menanggapi pernyataan-pernyataan yang pintar saja. Dia sengaja berhadapan dengan saya atau tidak dalam kasus ini, no comment deh," kata Hotma.

Yah, kalau berlanjut, kasus ini nampaknya tak hanya jadi laga perseteruan Maia vs Mulan, tapi juga Hotma vs Hotman.

Mulan Gaet Hotman Paris KINI HUKUM PIDANA IKUT BICARA

Gantian Mulan memberi waktu ke Maia dan manajemen Ratu untuk menjawab permintaannya. Jika tidak, siap-siap Mulan sudah menyiapkan sejumlah tuduhan, yaitu penipuan, penggelapan dan pemalsuan. Ancaman hukumannya empat tahun.

Keinginan Raden Wulansari atau Mulan Kwok untuk mundur dari grup musik Ratu setelah gagal mendapatkan transparansi data yang diinginkannya, berbuntut panjang. Pernyataan manajemen Ratu yang memerintahkan Mulan untuk bertanggungjawab atas pengunduran dirinya itu dijawab Mulan dengan mengirimkan surat somasi, Kamis (8/2) silam.

KLIK - Detail "Saya akhirnya menunjuk pengacara top yang saya kagumi selama ini, yaitu Bang Hotman Paris. Walaupun honornya sangat mahal, tapi saya benar-benar berusaha berjuang untuk menuntut hak saya," ujar Mulan saat jumpa pers di kantor Hotman Paris, SH di kawasan Sudirman, Kamis (8/2) siang.

Somasi itu ditujukan ke rekan duetnya di Ratu, Maia Estianty, Vitalia Ramona yang menjadi mantan manajer Ratu, Dhani Ahmad Prasetyo serta manajemen Ratu.

Isi somasi, meminta pihak-pihak yang disomasi, dalam waktu 7x24 jam, memberikan informasi, data dan bukti-bukti keuangan, semua kopian kuitansi kontrak/perjanjian dengan pihak ketiga dan bukti transfer perbankan dari pihak ketiga, sejak Mulan bergabung di Ratu tanggal 28 Januari 2005 hingga somasi dikirim.

Surat bernomor 0047/88.01/HP&P itu juga menyebutkan bahwa Mulan menduga telah menerima honor jauh lebih kecil dari yang seharusnya menjadi haknya. "Kami ingin meminta angka-angkanya," ujar Hotman.

Kata Hotman, di dalam kontrak disebutkan Mulan mendapatkan honor dari prosentase nilai kontrak. Karena itu, Mulan berhak tahu berapa nilai kontraknya. Sebab, bila nilai kontrak yang diberitahukan pada Mulan semakin kecil, otomatis honor yang dia terima pun makin kecil.

"Orang biasa pun, tidak perlu ahli hukum, akan bertanya berapa nilai pokok kontrak. Sebab, haknya tergantung dari situ. Kalau ternyata honor yang diberikan pada Mulan tidak sesuai dengan nilai kontrak yang diterima, yang bersangkutan bisa dikenakan ancaman pasal 372 KUHP dengan ancaman penjara maksimal empat tahun," ucap Hotman.

Hotman menegaskan, pihaknya belum menuduh siapa pun dalam hal ini. Namun, bila somasi ini tidak diindahkan, Mulan akan membuat laporan ke polisi perihal dugaan penggelapan, penipuan dan pemalsuan. Selain itu, pihak Mulan juga akan mengajukan gugatan perdata atas dugaan perbuatan melawan hukum dan atau pelanggaran perjanjian kerjasama.

"Kalau sampai waktu yang kami berikan itu mereka tidak juga memberi apa yang kami minta, berarti ada yang salah. Ada sesuatu yang ditutupi. Tidak ada alasan missplaced atau salah tempat. Kalau pun kontraknya tidak ada, rekening bank bisa dibongkar oleh polisi, karena uang keluar-masuk melalui bank. Bila perlu, polisi bisa memanggil para pihak ketiga," tutur Hotman mantap.

Ditanya berapa kira-kira kerugian yang dideritanya, Mulan menolak menjawab. "Rahasia," ujarnya sambil tersenyum. Hotman menambahkan, saat ini belum waktunya bicara soal angka. Ada atau tidaknya kerugian materi tergantung dari bukti-bukti yang nanti diterimanya.

"Sekarang kami minta hak Mulan dulu. Kalau memang tidak ada yang ditutupi, kan tinggal diberikan. Kalau memang diberikan dan ternyata puas, nanti saya traktir makan siang dan langsung salaman. Ya kan?" seloroh Hotman dan dijawab anggukan kepala Mulan.

Mulan sendiri mengaku tidak memiliki semua salinan surat kontrak. Hanya sebagian yang dimilikinya dan dikumpulkan sebagai barang bukti. "Yang jelas, besar nilai kontrak sangat mempengaruhi besar honornya. Dan Mulan tidak akan menyewa pengacara mahal kalau tidak punya kecurigaan," tutur Hotman.

Berlibur ke Bali
Kesadaran Mulan tentang honornya muncul setelah Dhani ikut duduk di manajemen Ratu. Mulan patut curiga karena selisih honornya sangat signifikan. Dibandingkan masih dimanajeri Vita, honor Mulan semasa Dhani naik hampir 50%. Untuk itulah Dhani ikut disomasi.

"Kami tidak bilang Dhani salah. Kami juga menyomasi Dhani karena siapa tahu dia yang sekarang menyimpan semua data. Baru setelah meminta data, kami akan mengambil langkah berikutnya, apakah akan memailitkan, menggugat, berdamai, berlibur bersama ke Bali atau makan siang bersama," canda Hotman lagi.

Bila nanti ternyata terbukti terjadi kekurangan honor untuk Mulan, baru pihaknya akan menuntut secara pidana dan perdata. "Kami akan meminta agar kekurangan honor itu dikembalikan ke Mulan. Secara perdata, kami akan meminta ganti rugi," ujar

Ditanya komentarnya soal pernyataan pihak manajemen yang menyatakan Mulan menyalahi kontrak, Hotman dengan tegas membantah. "Justru dia telah mengikuti aturan kontrak, tapi haknya dilanggar sejak dulu," tuturnya. Mulan menuturkan, upaya untuk meminta kejelasan data kontrak dengan pihak ketiga ini sudah dilakukannya sejak 16 Desember 2006. Tapi tak dipenuhi.

Ismayasari, kakak sekaligus personal manager Mulan berpendapat, kasus yang dihadapi Mulan sekarang membuat adiknya itu harus belajar untuk bekerja secara profesional. Soal pergulatan batin yang dihadapi Mulan, Ismayasari mengatakan wajar dirasakan Mulan. "Tapi sebuah perolehan yang diharapkan besar, membutuhkan pengorbanan yang besar," kata Ismayasari.

Sebetulnya, Mulan ingin menyelesaikan masalah ini secara kekeluargaan. Namun, karena manajemen Ratu terlebih dahulu menggunakan jasa pengacara, "Otomatis Mulan juga harus menempuh jalur hukum," lanjut Ismayasari.

Mulan Hengkang, Denda 1,5 Miliar Menghadang



Mulan Hengkang, Denda 1,5 Miliar Menghadang

Kalau tak mencabut keputusannya, Mulan bisa kena denda sekitar 1,5 miliar rupiah. Keputusan mundur dari Ratu juga menyebabkan ia kehilangan penghasilan sekitar 150 juta perak per bulan. Ada apa dengan Mulan?

KLIK - Detail Dunia ini panggung sandiwara, begitu kata Godbless lewat lagu berjudul sama. Inilah yang terjadi pada pasangan Mulan dan Maia yang 'kompak' di atas panggung saat mentas di Pesta Laut, alun-alun kecamatan Puger, Jember, Jawa Timur, Jumat lalu. Mereka tampil atraktif dan berseliweran di atas panggung. Karena penampilan Ratu yang seolah tak ada apa-apa, seorang penonton menyempatkan diri mendatangi pemain gitar dan bertanya apa betul Ratu mau bubar seperti yang diberitakan di berbagai media. Si pemegang gitar hanya senyum-senyum saja.

Dua hari sebelumnya, Mulan Kwok tak tersenyum saat menyampaikan keputusan mundur dari Ratu.

Wanita bernama asli Mulansari ini hengkang dari grup yang membesarkan namanya karena transparansi honor dari manajemen Ratu tak kunjung datang sampai batas waktu yang ia berikan. Namun Mulan masih mau menyelesaikan sisa show dan iklan sampai Mei 2007, meski ia mengaku tidak memikirkan berapa honor yang bakal diterima. "Saya sudah tidak peduli," tegasnya saat menggelar jumpa pers di rumahnya (31/1).

Artis berhidung mancung ini juga menambahkan, meski punya masalah dengan manajemen Ratu, tapi ia tak punya masalah dengan Maia Ahmad. "Hubungan kami baik-baik saja. Saya pasti akan lakukan yang terbaik untuk Ratu meskipun mulai Mei nanti saya sudah bukan bagian dari Ratu. Selama sisa lima job itu saya akan bekerja keras untuk Ratu," tandasnya.

Tapi lihatlah apa yang terjadi di belakang panggung. Semenjak keduanya tiba di kantor Kecamatan Puger yang merangkap sebagai ruang make-up, keduanya enggan beradu pandang, bahkan keduanya sama sekali tak bertegur sapa. Satu ketika, mereka sempat duduk berhadapa, tapi mereka tak mau saling menatap. Maia asyik dengan memencet-mencet tombol HP, semetara pandangan Mulan selalu menyamping.
KLIK - Detail
Sempat Stres

Mulan konon sempat stres saat mengambil keputusan mundur dari Ratu. Risiko kehilangan yang dipikul Mulan memang tidak sedikit. Dari informasi yang didapat NOVA, Mulan bisa mendapat bayaran sampai Rp 15 juta dari setiap show. Saat ini Ratu bisa show sekitar 10 kali dalam sebulan. Bandingkan dengan honornya saat masih di Dimensi Band, Bandung, yang berkisar Rp 300-500 ribu setiap manggung. Sedang kebutuhan Mulan tidak lagi seperti saat masih bermukim di Bandung. Kini dia harus membayar kontrak rumahnya di kawasan elit Pondok Indah, Jaksel, yang berkisar Rp 160 juta setahun, cicilan mobil Honda City, hingga menghidupi kedua anaknya, Tiara dan Davy.

Agar bisa "tetap makan", kata Ismayasari, kakak yang merangkap personal manager Mulan, Mulan akan tetap menyanyi dan juga bermain sinetron. "Mulan bisa cari uang dari sana," kata Ismayasari. Namun Mulan membantah kabar yang mengatakan ia akan membentuk duo M2M (dibaca: M two M) bersama mantan duetnya, Mala. Isu Mulan telah menandatangani kontrak dengan rumah produksi Sinemart untuk sinetron Pacarku Brondong juga belum jelas. Humas Sinemart, Azis, membantah kabar itu dan mengatakan belum berencana memakai Mulan bermain sinetron atau film."Saya sudah konfirmasi ke Pak Leo (Sutanto, bos Sinemart, Red). Tidak ada kontrak dengan Mulan," kata Azis.

Bens Leo MULAN KELIRU



Pengamat musik ini mengamati sebetulnya tidak ada masalah besar yang terjadi dalam tubuh Ratu, jika pihak yang ada di dalamnya mau membicarakannya secara kekeluargaan. Kalau protes Mulan sengaja dimunculkan agar popularitas Ratu terus terjaga, kata Bens Leo, tak perlu. "Untuk band sebesar Ratu enggak menguntungkan banget, malah bikin berantakan," kata Bens.
KLIK - Detail
Bens menilai protes yang dilakukan Mulan secara terbuka amat keliru. Dan Mulan tak perlu mengancam dengan nonaktif, apalagi keluar dari Ratu. Mengingat masih banyak kontrak yang mengikat Ratu. Apalagi kontrak dengan iklan."

"Kalau kontrak tersebut terputus di tengah jalan, bisa jadi pengiklan minta uangnya dikembalikan. Bahayanya jumlahnya bisa berkali-kali lipat dari nilai kontrak. Dan setahu saya, ada enam iklan yang dibintangi Ratu," lanjut Bens yang menyayangkan jika Ratu ribut hanya gara-gara uang.

Bens pun tidak menjamin, jika Mulan keluar dari Ratu, akan seberhasil sekarang. "Belum tentu ketika keluar, Mulan akan cepat dapat kontrak solo album seperti Pinkan (mantan Ratu). Mulan itu punya karakter yang hanya dimiliki oleh Ratu. Jangan-jangan, yang mampu menciptakan lagu untuk Mulan hanya Maia. Kalau itu terjadi, akan sangat repot sekali, kan?"

MULAN MILIK EMI
Setelah diisukan telah dikontrak untuk main sinetron, peluang Mulan Kwok untuk bersolo karier, selepas dari Ratu terbuka luas. Banyak yang tidak tahu, jika Mulan bukan "milik" label Sony Music, produser Ratu. Mulan ternyata "milik" label EMI. EMI pun baru membawahi Mulan, setelah Blackboard yang dimiliki Iwan Sastrawijaya bergabung di tahun 2005.

KLIK - Detail Mulan yang semula dikenal dengan nama Wulansari dikontrak Iwan di tahun 1996. "Dia dikontrak untuk tiga album, bukan dalam hitungan tahun," kata Iwan. Dari kontrak itu belum satu album pun terpenuhi. "Untuk mengisi kekosongan, Mulan kami persilahkan bergabung ke Ratu. Ada perjanjiannya, hitam di atas putih. Persisnya saya lupa," lanjut pria yang pernah dekat dengan almarhumah Alda. Iwan pun tak peduli dengan kekisruhan di tubuh Ratu. "Itu urusan pribadi mereka. Kami hanya memegang kontraknya secara proprosional."

Sejauh ini bentuk kerjasama artis antara EMI pemilik Mulan dan Sony pemilik Ratu serta Maia, kata Director Managing EMI, Arnel Afandi, tak ada persoalan. Alias sesuai aturan main antara EMI dan Sony. EMI pun tak mau ikut campur urusan Mulan di Ratu.

Andaikan Mulan benar-benar keluar dari Ratu, Arnel belum punya bayangan akan membuat sesuatu bagi Mulan. "Kami maunya jalan seperti adanya sekarang. Sebab, kalau salah setting, kariernya bisa stagnan," ujar Arnel.

Jan N Djuhana, Artist & Repertoire Senior Director mengiyakan Mulan sebagai milik Blackboard. Dan siap-siap jika suatu saat kehilangan Mulan.